Dejan Lovren Menilai Prancis Tidak Layak Memenangkan Piala Dunia 2018.

CMD368

Tim nasional Kroasia sepertinya menjadi salah satu tim yang performanya cukup menyita perhatian publik di sepanjang gelaran​ Piala Dunia 2018, di babak fase grup mereka mampu menjadi tim yang tak terkalahkan dan meraih sembilan poin.

Kejutan Kroasia kembali berlanjut di babak 16 besar dan perempat final. Di 16 besar, Luka Modric dan kawan-kawan sukses mengalahkan Denmark melalui babak adu penalti dengan skor tipis 3-2, sementara di perempat final skuat asuhan Zlatko Dalic mampu mengakhiri perjuangan tuan rumah Rusia.

Melaju ke babak semifinal, Kroasia kemudian secara tak terduga dapat menyingkirkan salah satu tim unggulan, Inggris melalui babak perpanjangan waktu dengan skor 2-1. Sayang di partai puncak ​mereka gagal menjadi juara setelah harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor 4-2, Minggu (15/7).

Sempat tertinggal lebih dulu melalui gol bunuh diri Mario Mandzukic, Ivan Perisic kemudian mampu menyamakan kedudukan melalui golnya di menit ke-28, namun Antoine Griezmann, Paul Pogba, dan Kylian Mbappe memperlebar keunggulan Les Bleus menjadi 4-1 di menit ke-38, 59 dan 65. Satu gol hiburan yang dicetak Mandzukic pun menjadi tak berarti.

Menanggapi kekalahan dan kegagalan timnya merengkuh titel juara Piala Dunia, sebuah komentar menarik sekaligus mengejutkan pun disampaikan oleh salah satu bek tangguh tim, Dejan Lovren. Menurutnya Prancis tak layak untuk menjuarai turnamen empat tahunan tersebut.

“Kroasia bermain lebih baik ketimbang Prancis dalam pertandingan ini. Secara keseluruhan, kami juga menjadi tim yang lebih baik. Prancis tidak bermain sepakbola, karena mereka hanya menunggu kesempatan dan kemudian mencetak gol,” ujar Lovren

“Prancis hanya memiliki satu strategi, namun tetap saja Anda harus menghormati hal tersebut. Mereka terus menampilkan performa seperti itu di Piala Dunia. Saya merasa kecewa karena Kroasia harus menelan kekalahan, tetapi kenyataannya kami memang bermain lebih baik,” tambah dia.

Meski merasa kecewa, pemain yang kini tengah memperkuat ​Liverpool itu pun juga merasa bangga dengan prestasi yang telah ia dan rekan-rekan setimnya torehkan di Rusia, terlebih mereka kini juga menjadi tim terbaik kedua di dunia.

Kegagalan Kroasia memenangkan Piala Dunia sepertinya memang terasa lebih menyakitkan untuk Lovren, pasalnya Mei lalu ia juga gagal mengantarkan The Reds memenangkan ​Champions League setelah harus mengakui keunggulan ​Real Madrid dengan skor 3-1.

Posisi runner up yang didapat Kroasia membuat mereka sukses memperbaiki prestasi di Piala Dunia, sebelumnya prestasi tertinggi yang pernah ditorehkan adalah menjadi juara ketiga di tahun 1998.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*